Ngajiamil.com |
Kitab Amil adalah salah satu kitab kuning (gundul) yang merupakan salah satu dari Ilmu Nahwu.
Apa itu ilmu Nahwu?
Secara literatur, ilmu Nahwu didefinisikan sebagai "ilmu yang mempelajari prinsip-prinsip untuk mengenali kalimat-kalimat bahasa arab dari sisi i'rab dan bina-nya".
Namun simplenya adalah, dengan ilmu Nahwu ini kita bisa mengenal bagaimana membunyikan bagian akhir dari satu kata dalam satu struktur kalimat.
Misal:
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
(Al hamdulillahi rabbil 'aalamiin)
Karena secara struktur kata al-hamdu berperan sebagai mubtada, yang mengawali satu kalimat, sehingga itulah ia harus dibaca dhommah.
Mengapa huruf ha pada kata Allah dibaca hi, bukan ha ataupun hu?
Karena lafadz Allah diatas didahului oleh huruf lam (bagi) yang menyebabkan ia harus dibaca kasrah saja.
Maka dengan ilmu Nahwu ini kita bisa memahai bagaimana menyembunyikan bagian akhir dari satu kata.
Kembali ke topik mengenal Apa itu Kitab Amil?
Arti kata Amil sendiri dalam bahasa berarti Memerintah, jadi kitab Amil ini tugasnya memerintah kalimat atau kata belakang yang diperintahkan oleh huruf atau kalimat Amil tersebut.
Perlu diketahui bahwa kitab Amil ini dalam ilmu Nahwu ini jumlahnya 100 Amil. Namun jumlah 100 tersebut dibagi menjadi dua macam, yaitu amil Lafdzi dan Ma'nawi.
Lafdzi tersebut dibagi lagi menjadi dua bagian yaitu Lafdzi Sama'i dan Lafdzi Qiyasi.
Untuk Lafdzi Sama'i berjumlah 91 Amil dan dan Lafdzi Qiyasi berjumlah 7 Amil sedangkan sisanya Ma'nawi berjumlah 2 Amil.
Rincinya begini:
Kitab Amil : 100 Amil, terbagi dua
- Lafdzi
- Ma'nawi
Lafdzi terbagi dua,
- Lafdzi Sama'i (91 Amil)
- Lafdzi Qiyasi (7 Amil)
Sisanya Ma'nawi (2 Amil)
Dan untuk Lafdzi Sama'i dikelompokkan lagi menjadi 13 bagian, bagian ini bakalan dibahas di terjemahan lengkap kitab Amil logat jawa jawa dari bagian pembukaan sampai selesai di artikel selanjutnya.